Profil Organisasi

KEMENKES RI

VISI

Masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.

MISI

  • Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani.
  • Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan.
  • Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan.
  • Menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik.
visimisi

BTKLPP KELAS I MANADO

VISI

Sentra regional pengendalian penyakit dan faktor risikonya.

MISI

  • Pengembangan Sistem Surveilans Epidemiologi dan Analisa Dampak Kesehatan Lingkungan (ADKL).
  • Pengembangan Sumber Daya Manusia.
  • Kemitraan lintas program, lintas sektor dan swasta.
  • Pengembangan Laboratorium Rujukan.
  • Pengembangan IPTEK di bidang Kesehatan Lingkungan.

Program Kegiatan 2018

  • Surveilans dan Karantina Kesehatan
  • Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik
  • Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung
  • Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular
  • Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya pada Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
program

Tugas Pokok

  • Pelaksanaan Surveilans Epidemiologi
  • Pelaksanaan Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan (ADKL)
  • Pelaksanaan Laboratorium Rujukan
  • Pelaksanaan Pengembangan Model dan Teknologi Tepat Guna
  • Pelaksanaan Uji Kendali Mutu dan Kalibrasi
  • Pelaksanaan Penilaian dan Respon Cepat, Kewaspadaan Dini Penanggulangan KLB/Wabah dan Bencana
  • Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan
  • Pelaksanaan Ketatausahaan dan Kerumahtanggaan BTKLPP
tugas

Peralatan Utama

1

PCR (Polymerase Chain Reactor)

PCR (Polymerase Chain Reactor) atau Reaksi Polimerase Berantai, merupakan suatu proses sintesis enzimatik untuk melipatgandakan suatu sekuens nukleotika tertentu secara in vitro.

Manfaat teknik PCR antara lain:

  1. Memperkuat gen spesifik sebelum di klon
  2. Membuat fragmen gen DNA secara berlimpah
  3. Dapat mendeteksi gen virus yang sulit untuk dideteksi
  4. Dapat mendeteksi/mendiagnosis DNA sel ambrionik yang mengalami kelainan sebelum dilahirkan
  5. Membantu dalam bidang kedokteran forensik
  6. Mengetahui hubungan kekerabatan spesies
  7. Melacak asal-usul seseorang dengan membandingkan finger print.

2

ICP

Inductively Couple Plasma

3

EPAM (Environmental Particulate Analyzer)

Pengukuran partikel udara.

4

GF-AAS

Graphite Furnace-Atomic Absorbic Spectrofotometer

5

Spectrofotometer

Pemeriksaan kimia berdasarkan spektrum warna.

6

Gas Chromatograph

-

7

Stack Sampler

Pemeriksaan emisi gas buang cerobong.

8

Blood Chemistry Analyzer

Untuk keperluan analisa kimia darah.

9

Emmision Analyzer

Pemeriksaan emisi.

10

Smoke Chamber Analyzer

Pemeriksaan kepekatan asap mesin diesel.

11

Vehicle Emission Analyzer

Pemeriksaan kandungan gas buang kendaraan bermotor.

12

Batu Timbang Kelas E2

Kalibrasi massa.

13

Standard Thermocoupled

Kalibrasi peralatan suhu enclosure.

14

Digital Comparator

Kalibrasi batu timbang.

15

Opacity Meter

Pemeriksaan kepekatan asap cerobong dengan metode Ringelmann.

peralatan